"Mbak Gus, kalau pengen cepet sembuh ya makan yang banyak. Jangan dipantang. Harus daging-dagingan, jangan bening bayem aja," suara khas 'Doraemon' milik dr. Iwan, spesialis kebidananku tiba-tiba kembali mengudara.
FYI, akhir Juli kemarin memang aku sempat menjalani kuretase sehingga saat ini aku masih dalam proses pemulihan.
Wah, ketahuan deh selama sepekan makananku cuma bening-beningan aja. Kok jago bener dr. Iwan ngeramal? Berarti kesimpulannya memang harus makan di luar nih. Cuma akhir pekan aja kok # sodorin proposal ke suami Hahahhaiii...
| Aneka lauk hewani yang berselimut nasi |
| Daging-dagingan... |
Resto dengan daging-dagingan dan sesuatu yang sarat akan gizi di Tangerang. Itulah kata kuncinya. Tak ragu lagi suami langsung menggeretku ke tempat makan favorit guna mempercepat proses kesembuhan.
Sebenarnya si Mas ini sudah PeDe bin yakin mau makan di mana. Soalnya dia sudah searching via OpenSnap sehari sebelumnya. Pada tahu OpenSnap kan? Yaitu aplikasi social dining guide versi mobile-nya OpenRice.
![]() |
| Mencari Tacose via OpenSnap |
Aplikasi ini gampang banget digunain. Dengan download gratis di Appstore atau Playstore, pengguna langsung bisa memanfaatkan berbagai fitur menarik di dalamnya seperti Personalized Your Food App by Bookmark, Social Visited, Map View, Personalize Your Favorite Location, maupun Everyone Tab. Kalau aku pribadi sih langsung praktekin yang Social Visited sama Map View.
Mengapa demikian? Dengan Social Visited, aku jadi punya banyak referensi tempat makan yang asyik tanpa perlu survey langsung. Aku bisa tahu hal tersebut dari teman-teman yang aku follow di OpenSnap.
Kalau yang Map View, aku jadi bisa cepet nemu tempat yang dituju karena di sana sudah dijelasin super detail alamatnya dimana. Ga perlu ribet atau ada acara nyasar lagi kan kalau sudah begini?
![]() |
| Fitur Map View sangat membantu lho.... |
"Jadi kita makan di mana yank?" tanyaku tiba-tiba saat mobil sudah terparkir di halaman utama Ruko Tangerang City Food Arcade, Blok F-6, Jl. Jendral Sudirman No.1 di suatu siang yang cukup terik.
"Tuh dia!!" tunjuk si Mas saat di hadapan kami sudah berdiri sebuah ruko lantai 2 bertuliskan TACOSE besar-besar.
"Loh, katanya mau makan daging-dagingan yang proteinnya tinggi?" protesku yang belum tahu menu di dalam resto tersebut seperti apa.
"Tenang saja Dedek, pokoknya dijamin maknyus deh. Lauk pauk dalam nasi bakarnya itu loh yang spesial. Jadi kayak lauk yang diselimutin ama nasi," ujar si Mas yang sudah belagak kayak staf marketingnya aja dalam meyakinkan.
Ada 2 area yang digunakan sebagai tempat makan. Ada yang di dalam, ada pula yang di luar. Kami memilih yang di luar sebab siang itu lumayan gerah. Beberapa orang juga sepemikiran dengan kami. Ngadem sambil kongkow masalah bisnis atau sekedar berduaan dengan pacar di atas satu set kursi dan meja yang dilengkapi payung.
Agaknya semilir angin yang lewat bisa menjadi teman kami saat mencocol rujak maupun kerupuk yang disediakan oleh pelayan begitu kami datang untuk reservasi. Kedua item ini rupanya dibanderol gratis meskipun porsinya terbilang minim alias hanya satu tatakan cangkir.
| Menu gratis yang bisa direfil : Rujak dan Kerupuk |
Untuk menu utamanya, tentu kami pilih nasi bakar. Dari beberapa versi rasa, akhirnya diputuskan pesan nasi bakar cumi dan nasi bakar ayam. Tingkat 'pedes'-nya aku pilih yang cabenya dikit (dengan takaran 1 sendok sambal), sementara si Mas pilih yang 'sedang'. Beberapa lauk lain yang dirasa cukup recomended juga tak lupa kami sertakan seperti jengkol goreng cabe ijo dan iga bakar dengan kuah yang terpisah. Minumnya, aku terpikat sama Red Fit, sedangkan si Mas cukup dengan satu botol air mineral ditambah potongan es batu.
Sekitar 15 menit kemudian, hidangan yang kami pesan tiba. Satu-persatu pelayan membawanya ke atas meja. Wangi nasi yang bergelut aneka rempah menguar ke udara. Beberapa potong cumi maupun suiran ayam lantas mengintip begitu daun pisang dibuka. Juga lembar demi lembar daun kemangi yang kemudian bergelut menjadi satu dengan tahu putih juga sambal yang telah dicampur. Setelah bagian tengah nasi dibelah, nampaklah koloni lauk yang melimpah dengan uap masih mengepul seakan mengajak lidah untuk segera berkencan.
| Wangi nasi berbaur dengan aroma daun pisang |
| Ada kejutan di dalamnya !!!!! |
| Level 'pedas' bisa disesuaikan menurut selera |
Untuk jengkol cabe ijonya, tak ada kata lain selain JUARAAA !!! Potongan jengkol yang dicampur dengan cabe ijo cacah rupanya mampu membangkitkan nafsu kami untuk membuat satu piring kecil itu ludes tak bersisa. Rasanya kenyal-kenyal sepat. Juga gurih. Apalagi ditambah taburan teri nasi di atasnya. Beuhhh mantaabbb !!!! Mungkin inilah yang disebut dengan dahsyatnya kuliner nusantara.
Lanjut ke iga sapi bakar. Kalau ditanya apa yang paling dicari dari awal? Sebenarnya ya ini, daging-dagingan. Dua potong besar iga warna coklat tua itupun sukses kami ganyang beserta kuah-kuahnya. Penyajiannya lumayan elok karena dipisah. Kuah panas yang berisi beberapa potong sayur itupun terasa segar setelah kerat demi kerat daging masuk ke dalam mulut.
| Jengkol Goreng Cabe Ijo yang bikin nagih !!! |
| 2 potong iga bakar dengan kuah yang terpisah |
Welcome to the paradise. Ya, seperti di surga rasa jus yang aku pesan. Sejuk dengan warna merah tua yang memikat. Dengan dijuduli Red Vit, satu gelas besar ini terdiri dari campuran bayam merah organik, buah bit, buah naga, juga lemon. Konon kandungan dari gabungan buah dan sayur yang ada di dalamnya ini sangat bagus untuk meningkatkan darah.
Dari keseluruhan menu, jujur aku paling cinta sama yang terakhir. Karena tagline-nya sih 'Jus Kesehatan'. Pas banget kan buat aku yang masih dalam masa pemulihan?
| Air mineral (kiri), Red Fit (kanan) |
Adapun tentang harga, ya dengan cita rasa yang bintang 3 ini, rasanya wajar kalau agak sedikit mahal.
Rinciannya :
Nasi Bakar Cumi Rp 24.091,-Nasi Bakar Ayam Rp 24.091,-
Jengkol Goreng Cabe Ijo Rp 13.636,-
Iga Sapi Bakar Rp 38.182,-
Kuah Iga Rp 2.273,-
Red Fit Rp 18.182,-
Air Mineral Rp 6.364,-
Es Batu Rp 2.727,-
Pajak Rp 12.954,-
Total Akhir Rp 142.500,-
![]() |
| Terima kasih OpenSnap !!!!! |
Lokasi Resto Tacose :
Ruko Tangerang City Food Arcade Blok F-6, Tangerang
Telp : (021) 5578 2391, 5578 2392
Esia : (021) 3593 5443
Bakal balik lagi buat cobain menu di Tacose?? Pastinya...
Atau tempat-tempat makan seru lainnya ??? YAPPP !!! Jadi jangan ragu lagi buat aktivasi OpenSnap di hape kamu !!! Gratis ini..........



0 Response to "Mencecap Lauk Berselimut Nasi Ala Tacose"
Posting Komentar