Entah tersugesti oleh berita di TV atau bukan, tiba-tiba saja air di kompleksku tinggal mendadak ngadat. Padahal berdasarkan pengamatanku selama ini, air yang mengalir selalu lancar. Bete? Sudah pasti. Aktivitas sesimpel pipis aja jadi keganggu. Apalagi mau ngerjain yang lebih berat kayak nyuci, masak, ngepel, dll ?? APALAGI KALAU MAU PUP ??? Bingung kan???
Ada apa nih sama PDAM? Perasaan udah dibayar saban bulan?
Sudah 4 hari ini loh?? Apa Bumi Tangerang ikutan kekeringan seperti kota-kota lain yang ada di TV? Sebenarnya air tu ada. Tapi adanya di dalam tanah. Sementara di lingkungan kami tidak ada yang punya sumur (ngenes).
Sudah 4 hari ini loh?? Apa Bumi Tangerang ikutan kekeringan seperti kota-kota lain yang ada di TV? Sebenarnya air tu ada. Tapi adanya di dalam tanah. Sementara di lingkungan kami tidak ada yang punya sumur (ngenes).
Selidik punya selidik ternyata ada berita kayak gini nih...juga gini, terus gini.
Sedetik kemudian bengong. Kayak bebek potong mau dirica-rica. ((Mang bebek potong masi bisa bengong??? Dudul juga guweh))
Jadi abis baca itu berita, ekspresinya jadi kayak gini :
Apaaaaahhhhh ??? Sungai Cisadane keriiing??? JENG-JENG-JEEEENG (backsound ala sinetron-sinetron yang menampilkan muka pemain antagonisnya pun diputer).
Hampir. Hampir kering. Belum nyampe sat kok (sat itu bahasa jawa dari habis tak bersisa).
Sedetik kemudian bengong. Kayak bebek potong mau dirica-rica. ((Mang bebek potong masi bisa bengong??? Dudul juga guweh))
Jadi abis baca itu berita, ekspresinya jadi kayak gini :
Apaaaaahhhhh ??? Sungai Cisadane keriiing??? JENG-JENG-JEEEENG (backsound ala sinetron-sinetron yang menampilkan muka pemain antagonisnya pun diputer).
Hampir. Hampir kering. Belum nyampe sat kok (sat itu bahasa jawa dari habis tak bersisa).
Kalau sudah kepalang basah kehabisan, ya mau ga mau harus nyetok begitu kerannya nyala. Nah, masalahnya nyalanya itu jam 2-3 malam. Otomatis kami harus gotong-royong menampung ember demi ember air untuk antisipasi keesokan harinya. Kami harus rela jadi burung hantu sementara demi kelancaran acara yang melibatkan penggunaan air.
Itu masih mending. Hari ke-2 sampai dengan tadi malam, sama sekali tak ada air yang menetes. Arrrrrrrghhh...harusnya kami punya sumur nih. Tapi kalaupun punya, juga mau ditaruh di mana itu sumur, ho ho ho... (pucing pala balbie..). Soalnya kan halaman depan sudah dikeramik semua. Terus belakang juga ga ada lahan. Karena dempetan sama ruko.
Jadi kapan nih PDAM Tangerang nyala?
Kapan? (masih rada sabar)
Kapan ?? (uda mulai baper)
Kapan ??? (uda mulai KZL)
Kapaaaaan ???? (udah hampir hilang akal)
Searching di internet, nemunya jawaban kayak gini...
Baiklah saya coba !!!!
Hmmm....sayangnya pas ditungguin pada jam-jam segitu ((yaitu KEMAREN)) tetep aja ga nyala juga. Keran yang biasanya bunyi 'grojok-grojok' mendadak bungkam. Membisu, membatu. Memilih mundur satu-satu. Dan ia malah memilih untuk istirahat sejenak dari aktivitas biasanya dalam membantu manusia. Ahhhhh malah berpuisi gini.
Kenapa ya? #korek-korek tanah siapa tau nemu jawaban. Padahal biasanya daerah ini banjir bandang loh. La kenapa sekarang kekeringan? Banyak juga ya ujiannya. Maklum aku kan pendatang baru, yang tadinya hidup di tempat air yang berlimpah (baca : kampung), jadi begitu bermukim di tempat yang hanya mengandalkan PDAM sebagai sumber penghidupan, rasanya kaget.
Baiklah, kalau sudah begini, apa coba yang musti diperbuat. Doa. Minta sama Alloh supaya diturunkan hujan, dilancarkan kerja pemerintah Tangerang dan jajarannya yang tengah bekerja keras melakukan perbaikan bendungan. Serta tak ketinggalan, disabarkan para warganya dalam menghadapi ujian. AZEEGH...
Itu masih mending. Hari ke-2 sampai dengan tadi malam, sama sekali tak ada air yang menetes. Arrrrrrrghhh...harusnya kami punya sumur nih. Tapi kalaupun punya, juga mau ditaruh di mana itu sumur, ho ho ho... (pucing pala balbie..). Soalnya kan halaman depan sudah dikeramik semua. Terus belakang juga ga ada lahan. Karena dempetan sama ruko.
Jadi kapan nih PDAM Tangerang nyala?
Kapan? (masih rada sabar)
Kapan ?? (uda mulai baper)
Kapan ??? (uda mulai KZL)
Kapaaaaan ???? (udah hampir hilang akal)
Searching di internet, nemunya jawaban kayak gini...
![]() |
| Sumber : http://www.pdamtkr.co.id/v4/ |
Hmmm....sayangnya pas ditungguin pada jam-jam segitu ((yaitu KEMAREN)) tetep aja ga nyala juga. Keran yang biasanya bunyi 'grojok-grojok' mendadak bungkam. Membisu, membatu. Memilih mundur satu-satu. Dan ia malah memilih untuk istirahat sejenak dari aktivitas biasanya dalam membantu manusia. Ahhhhh malah berpuisi gini.
Kenapa ya? #korek-korek tanah siapa tau nemu jawaban. Padahal biasanya daerah ini banjir bandang loh. La kenapa sekarang kekeringan? Banyak juga ya ujiannya. Maklum aku kan pendatang baru, yang tadinya hidup di tempat air yang berlimpah (baca : kampung), jadi begitu bermukim di tempat yang hanya mengandalkan PDAM sebagai sumber penghidupan, rasanya kaget.
Baiklah, kalau sudah begini, apa coba yang musti diperbuat. Doa. Minta sama Alloh supaya diturunkan hujan, dilancarkan kerja pemerintah Tangerang dan jajarannya yang tengah bekerja keras melakukan perbaikan bendungan. Serta tak ketinggalan, disabarkan para warganya dalam menghadapi ujian. AZEEGH...
![]() |
| Saya jadi cuti mandi huft |
Aku jadi inget mata pelajaran yang membahas tentang kelangkaan. Apabila sudah terjadi yang dinamakan kelangkaan, itu artinya benda tersebut bisa dianggap sebagai barang mewah. Pun demikian dengan air. Padahal kan selama ini air selalu dipandang remeh. Nah, pada saat kekurangan inilah orang bakal berduyun-duyun membawa jinjingan jerigen atau tempat penampungan lainnya untuk mencari keberadaan air bersih. Ah, kalau sudah begitu mari kita jaga SDA yang ada di sekitar kita ini. Kalau lagi melimpah, sebaiknya jangan boros-boros ya makenya.


0 Response to "Kapan PDAM Tangerang Nyala ??"
Posting Komentar