
Tulisan kuliner terakhir saya dari tour di Kota Makassar ini menyajikan makanan ringan khas dari ibu kota provinsi Sulawesi Selatan ini. Saya sempat meluangkan waktu untuk berjalan-jalan menikmati udara malam di Makassar. Mampir ke Cafe Gigi, untuk nongkrong2 sebentar menikmati iringan musik Organ tunggal, tapi yang menjadi penyanyi adalah para tamu-tamu itu sendiri, setiap meja berhak mengirimkan wakilnya untuk menyanyi maksimal 2 buah lagu. Menarik kan? Dari meja saya yang maju adalah Pak Syam Jaya dari Kab. Jeneponto untuk turut menyumbangkan lagu.
Sebagai teman nongkrong, saya memesan minuman yang sudah lama saya cari-cari yaitu Saraba. Saya meminum terakhir minuman ini sewaktu ada pekerjaan di Gorontalo, saya baru tahu bahwa ternyata Saraba ini adalah minuman khas dari Makassar, saya pikir selama ini adalah minuman khas gorontalo. Minuman yang terbuat dari jahe, telor, santan dan gula merah, memang nendang banget rasanya. Hangat dan manis, bisa kembali menyegarkan tubuh yang sudah lemas (bombastis banget nggak sih?). Minuman ini bisa ditemui banyak di pinggir jalan di malam hari atau buat teman-teman yang sempat bepergian ke Makassar menggunakan pesawat, Saraba ini juga bisa ditemui di Toraja Executive Lounge.
Jika kita menyusuri Pantai Losari, maka kita akan banyak menemui gerobak pedagang yang menjajakan makanan ringan yaitu Pisang Epe. Apa itu pisang Epe? Pisang yang dibakar kemudian langsung di press menggunakan sepasang balok kayu, kemudian disajikan dengan gula merah cair yang telah dicampur kelapa parut, dan biasanya diberi aroma nangka dan durian. Sambil menikmati angin pantai, makanan ringan ini benar-benar menjadi sensasi tersendiri untuk menikmati udara malam di Kota Makassar.
Baca Selengkapnya...

Satu lagi makanan unik yang saya temui di Kota Makassar, namanya Sop Saudara. Saya diajak ke salah satu tempat makan yang menyajikan kuliner ini di Jalan Andalas, persis di samping Masjid Raya Agung Makassar yang dibangun oleh keluarga Jusuf Kalla.
Sop Saudara merupakan masakan khas daerah yang berupa sop berkuah dengan bahan-bahan dasar seperti daging sapi/kerbau yang dimasak dengan aneka bumbu dan disajikan bersama nasi putih atau ketupat dengan Ikan Bakar sebagai tambahan lauknya (dari webnya pemkot makassar).

Ketika saya datang langsung disuguhi oleh pemandangan ikan bandeng ukuran jumbo yang sedang dibakar di depan rumah makan, tadinya saya pikir ini adalah sop ikan, ternyata dugaan saya salah. Ikan ini merupakan lauk pendamping saja. Saya heran melihat ikan bandeng ukurannnya bisa tiga-empat kali ukuran ikan bandeng presto yang saya sering makan. Dikasih cocolan bumbu kacang dan kecap, rasa ikan bandeng jumbo ini memang luar biasa. Dan Sop saudara yang menjadi menu utama ternyata sangat-sangat segar. Kesimpulannya : Wajib Dicoba. Baca Selengkapnya...

Hari kedua di Makassar, saya males kalo disuruh makan malam di hotel, akhirnya dengan minta antar Pak Kamal, the driver, saya diantar ke tempat makan yang menyajikan salah satu masakan khas dari kota ini, apalagi kalo bukan Coto Makassar. Coto Makassar merupakan masakan khas daerah ini berupa sop berkuah dengan bahan-bahan dasar yang terdiri dari usus, hati, otak, daging sapi atau kuda, dimasak dengan bumbu sereh, laos, ketumbar, jintan, bawang merah, bawang putih, garam yang sudah dihaluskan, daun salam, jeruk nipis, dan kacang. Biasanya disajikan dengan kupat/lontong (dari webnya pemkot makassar).
Dari sekian banyak RM Coto Makassar yang ada di kota ini, Pak Kamal mengantar kami untuk mencicipi Coto Makassar di jalan gagak, selain rasanya enak, katanya tempat ini juga buka 24jam sehingga jadi tujuan kuliner banyak warga di kota ini.
Nama tempatnya adalah Aroma Coto Gagak, tepatnya berada di jalan Gagak no. 27. Berbagai pilihan isi coto bisa kita pesan ke pelayan di kota ini. Saya sih pesan campur, yang standar aja, dan tak lupa teh botol sosro :)Tidak berapa lama tersajilah di depan saya semangkuk coto makassar yang menggugah selera, tambah garam dan kecap sedikit sesuai selera, kemudian diberi sedikit jeruk nipis rasanya bener-bener muantappp. Di meja juga sebelumnya sudah ada setumpuk kupat yang bisa kita ambil untuk disantap bersama coto. Kupat ini sudah dibelah, dan tidak perlu dipotong-potong, untuk memakannya kita cukup menyendok langsung kupat ini dari cangkangnya untuk kemudian dicelupkan ke dalam coto dan langsung ammm....
Buat yang mau ke Makassar, dan pengen mencicipi coto makassar dari kota aslinya, Aroma Coto Gagak keliatannya menjadi tempat yang wajib anda kunjungi...
Score:
Coto Makassar Gagak : 8,5
Dari sekian banyak RM Coto Makassar yang ada di kota ini, Pak Kamal mengantar kami untuk mencicipi Coto Makassar di jalan gagak, selain rasanya enak, katanya tempat ini juga buka 24jam sehingga jadi tujuan kuliner banyak warga di kota ini.
Nama tempatnya adalah Aroma Coto Gagak, tepatnya berada di jalan Gagak no. 27. Berbagai pilihan isi coto bisa kita pesan ke pelayan di kota ini. Saya sih pesan campur, yang standar aja, dan tak lupa teh botol sosro :)Tidak berapa lama tersajilah di depan saya semangkuk coto makassar yang menggugah selera, tambah garam dan kecap sedikit sesuai selera, kemudian diberi sedikit jeruk nipis rasanya bener-bener muantappp. Di meja juga sebelumnya sudah ada setumpuk kupat yang bisa kita ambil untuk disantap bersama coto. Kupat ini sudah dibelah, dan tidak perlu dipotong-potong, untuk memakannya kita cukup menyendok langsung kupat ini dari cangkangnya untuk kemudian dicelupkan ke dalam coto dan langsung ammm....
Buat yang mau ke Makassar, dan pengen mencicipi coto makassar dari kota aslinya, Aroma Coto Gagak keliatannya menjadi tempat yang wajib anda kunjungi...
Score:
Coto Makassar Gagak : 8,5


Kunjungan saya kedua kalinya ke Makassar yang merupakan sentra Indonesia Timur kali ini banyak membawa oleh-oleh coretan kuliner di kota ini. Seminggu saya disana, banyak sekali kuliner khas Kota yang dahulu bernama Ujung Pandang ini. Oleh karena itu, tulisan tentang kuliner kota Makassar ini saya bagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama ini akan berisi coretan tentang Ikan Bakar Lae-Lae, salah satu rumah makan yang menyajikan menu utama berbagai macam sea food yang terletak di sekitar Pantai Losari.
0 Response to "Wisata kuliner di Makassar"
Posting Komentar