Narsis di Blog???? Bodoin Amat





Sesaat setelah resign, medsosku yang dulunya sepi kini mendadak ramai. Isinya bukan status biasa, melainkan promosi lomba yang kuikuti sana-sini lewat blog yang masih berplatformkan gretongan. 

Setelah take berkali-kali akhirnya dapat yang oke lah

Aneh? Mungkin itu yang terlintas sebagian kawan akhir-akhir ini. Soalnya kan jarang-jarang ngeliat aku haha hihi di FB atau komenin status orang. Kalau boleh jujur, sebenarnya aku malas kelihatan sering online. Ya....takutnya ada yang ngebatin –Ni orang ga ada kerjaan banget. Tiap hari posting minimal 1 kali lomba. 

Dan pada setiap artikel, selalu tersemat embel-embel ‘Gembul Kecil Penuh Debu’, baru setelahnya diikuti oleh judul tertentu. Ini apa sih? Mungkin begitu pikir mereka. Bagi pengguna FB awam, mungkin masih pada bingung ya sama apa yang aku tulis. Mereka tahunya media massa (maksudnya yang dishare di sini adalah jenis online).  Kalau blog? Mungkin musti garuk-garuk kepala dulu yah sampe ketombe pada nempel di jari-jari.

Sebenarnya, aku takut mereka bosen. Apa mending kembali memanfaatkan medsos tanpa perlu gembar-gembor aja kali ya. Balik jadi silent reader. Ahelaaaahhh cemen !!!!!

Perasaan males dibatin orang itu kadangkala memang kudu dibuang jauh-jauh. Ini FB-FB aku. Mau aku promo lomba sejuta kali itu juga terserah aku.  Dan semoga si teman-teman ga pada langsung unfollow. Huahhahahhahha kudu tebelin muka pake banget meski dicap kayak mbak-mbak marketing...*ketawa setanh !!*

Jadi apa saja sih tujuan aku ikut meramaikan kancah perbloggeran Tanah Air (ceileh sok sokan nasionalis...oke-biarin). Tadinya sih aku cuma pengen eksis aja. Boookk, jaman sekarang kapan lagi punya karya. Memang sih bukan dalam bentuk buku real-nya—tapi ya, rasanya ingat saja akan pepatah gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan nama. Ahhhhh ga asyik banget. Masa cuma nama. Karya dong? Biar ada yang mengenang. 

Baiklah, itu cuma biar kelihatan ideal saja. Sebenarnya alasan aku ngeblog adalah pernah terdampar (dikata kapal terdampar) di satu blog yang gokil banget. Kuda Coklat namanya. Berawal dari membaca-baca cerita lucu si empunya blog, kurang lebih isinya mengenai kejadian dirinya pernah suka sama teman sekolahnya, terus mau kasih boneka berbentuk kuda coklat. Nah, sebenarnya biasa banget kan?? Sehari-hari banget laiknya kisah orang pada umumnya. Tapi yang membuatku betah berlama-lama sampai ngescroll ke bawah-bawah adalah efek dari tulisannya. Buka-buka tulisannya yang dari tahun ke tahun, eh aku langsung simpulkeun bahwa ni anak punya gaya. Aseggh!!

Mungkin karena pernah meninggalkan jejak di salah satu postingannya, dia berbalik pengen berkunjung ke blog  aku. Dan di situ aku baru tahu kalau ada budaya dimana pada saat sebuah blog mendapat komen, maka untuk menghormati komentator tersebut, si empunya blog akan blogging balik. Celakanya, apakah aku punya blog???? Punya. Cuman isinya baru 3 pos doang. Itupun masih acak adut macam comberan. Humb, tengsin dong ya, masa seorang reporter *pada saat itu* tulisannya jauh dari kata keren. 

Baiklah, transformasi pun dimulai. Aku kemudian mempermak isi blogku dan mengisinya dengan beberapa postingan. Yah, memang sih untuk membuat satu tulisan yang bagus tidak bisa langsung  jegeerrr  jadi. Pertama-tama, aku menulis apa adanya dulu. Yang nongol di pikiran langsung catet. Sebenarnya langsung dipublish aja sih kebanyakan. Jarang-jarang aku nyimpen draft. Kalo ada satu draft yang nyisa, rasanya gatel banget pengen ngepos. Mau kacau kek, maksa, garing, sampai jelekpun aku tetap pede  sebenarnya aku ga tega ngomentarin tulisan di blogku sendiri

Macam menulis tanpa beban gitulah. Setidaknya biar tidak ada utang. Atau kalaupun hoki ya diblogwalkingbalik. Etapi sayangnya aku masih lugu masalah komentator. Waktu itu aku tahunya cuma blog Kuda Coklat doang. Selebihnya, cuma ngandelin dari pembaca yang kepaksa nyasar. Alhasil, ya komennya cuma dari dia ditambah teman-teman kantor yang aku paksa ikutan komen, hahahhahaha....kedjam memang.

Oh ya berbicara mengenai perjalananku ngeblog, aku mulai getol setelah resign beberapa bulan belakangan. Mulai dari iseng-iseng sampai menciptakan peluang yang biasanya muncul saat berpartisipasi pada setiap lomba. Kurang lebih hampir 3 bulanan ini aku sudah konsisten memoles blog. Sekarang aku lebih memperhatikan estetika penempatan header, widget, logo komunitas, dan yang terpenting adalah foto.




Foto. Bagiku foto adalah wajib. Ga ada foto, apalah arti sebuah postingan. No pict hoax, mungkin begitu kira-kira pedomanku saat ini. Kecuali kalau tulisannya udah ‘dewa’ banget. Ga usah pakai foto juga ga masalah. Masalahnya postingan aku kan kadang-kadang agak garing-garing gimana gitu *dikata kerak nasi kali—garing*. 

Jadi alangkah baiknya kalau aku menyelipkan foto sebagai penjelas sekaligus pemanis (ngg...sudah sudah..aku tahu kok kalau aku manis...hoekkk). Najis memang. Kalaupun ada yang bilang aku narsisnya ga ketulungan ya silakan. Bebas-bebas aja. Yang penting kan aku ikutan lomba atau posting sesuatu ngga setengah-setengah. 

Mengenai foto, sebisa mungkin aku pakai foto sendiri. Kalau ada lomba brand juga aku musti siap jadi badak dalam sehari buat lala lili bareng prodaknya. Jepret sana jepret sini, selfiesana selfie sini. Tentunya sambil pegang benda yang  jadi clue dalam lombanya. Ya, mesti ga disuruh juga sih harus ada akunya, tapi tetep aja yah yang namanya pengen nampang selalu ada. Biar jadi bukti kalau aku tidak sekedar jualan brand, tapi juga menjadi konsumen yang merekomendasikan...Ciehhh. 

Pokoknya kudu niat insun kalau ada lomba. Biar total dong ya.

Akunya kelihatan, kucinya ga
Aku ga kliatan, kucingnya iya

Rada ngeblur

Misalkan nih ya, pas ada event lomba Selfie Story yang diadakan oleh sebuah brand Handphone kenamaan yang bekerja sama dengan salah seorang Master Blogger. Berhubung uda bakat alam niat ikutan sejak awal, maka aku pun membongkar-bongkar seluruh stok foto yang tersimpan dalam komputer. Aku pengennya yang ga biasa. Alias ada perjuangannya. Kalau ngikutin blog aku, pasti pada tahu lah ya kalau aku suka kucing. Ya sudah aku foto sama itu aja. 

Kebetulan aku pernah foto sama berbagai varian kucing. Mulai dari kucing kampung, peranakan anggora, sampai nasi kucing (oke ini ngaco). Tahu sendiri lah hebohnya foto sama binatang kayak gimana. 

Ya, ceritanya kan aku pengen dapat angle terbaik, maka sebisa mungkin wajah aku sama dia terekam. Eh la kok kucingnya berontak. Bahkan aku sampai kena cakar dan gigitan yang menimbulkan bekas luka karena cara memegangnya adalah dicengkeweng (apa sih bahasa Indonesianya pegangin kucing pada bagian punggungnya). Hasilnya pun musti di-takeberulang-ulang, la wong hasilnya kebanyakan ngeblur. Kalau pas wajahku cakepan, kucingnya meleng. Atau sebaliknya, kalau pas dianya keren, tampangku yang kepotong.

Biar ga monoton, aku juga ada acara ganti baju. Ahealah, apa banget lah ini, hahahha. Demi sebuah handphonekekinian, aku rela bergelut dengan kucing-kucing yang bobotnya bervariasi pleeesss gonta ganti baju buat dapetin warna foto yang cihuy.

Yah, meskipun pada akhirnya HP tersebut tidak berhasil aku dapatkan, setidaknya aku sudah berusaha menciptakan peluang. Aku tahu, di balik susah-susahnya kita ikutan lomba, bersaing dengan maha-maha blogger yang langganan juara, tapi kalau kita niat, pasti ada lah yang nyantol satu. Termasuk juga hasil tulisanku yang ini. Mudah-mudahan sih bisa ngegondol hadiah ciamiknya emak cantik Uniek Kaswarganti *plissss mak, tolong saia naksir talenan, vouceher, tas, buku, clutch, sama kaos sekseh-nyaaaaaa.... (oke ini kemaruk).

Yuk ah ciptakan peluangmu juga !!!!


0 Response to "Narsis di Blog???? Bodoin Amat"

Posting Komentar

‪#‎100persenbuahnusantara‬ #BlessfulAugust #DreamsWellEngineered #evrinaspGiveaway #‎fruitsummit2015‬ #GoForItEmakGaoel #KainDanPerjalanan #‎livingfunandhealthy‬ #lombablogpojokpulsa2015 #PiknikItuPenting 4G 4G LTE About Me Agama. Akad alun-alun kebumen Ammara Beauty Care Angkringan ARTIKEL Bakmie Jowo Kangen Beauty BERITA blibli.com Braling Photography Candi Borobudur Citra Raya CitraRaya dawet hitam dawet ireng diet Es Buah Singkawang family Gaun Muslim Bentuk Payung giveaway Giveaway #OOTDAlaAku2015 Grand New Velloz Grand New Veloz gudeg h-1 Honeymoon HUKUM ibu rumah tangga IKLAN Jadul 90-an jalan-jalan Job Review karikatur Kebumen KELUARGA KESEHATAN Khasiat yogurt Kota Padang kuliner Magelang Kutoarjo kutowinangun life LIPSUS lomba menulis love Make Over Kamar Mandi manfaat yoghurt manfaat yogurt untuk ibu hamil Mbutuh Menu Masakanku Merah Marun mie ayam murah My 7 Days Fruit Diary Nasi Bakar Niro Granite Niro Granite Indonesia One Day Challenge Toyota OpenSnap opini Optik Kinanti Pak Edi pak kasman Pakdhe Untung Pasar Kutoarjo Pasar Lama Pendidikan Perumahan Idaman di Tangerang POLITIK Pondok Cianjur Purworejo Random REDAKSI Resepsi Review review Blibli.com review film review music review otomotif ronde Roti Bakar 88 rumah idamanku rumah nyaman sate ambal sate blora SEJARAH Smartfren Smartfren 4G Smartfren 4G LTE Advanced Snap and Share Challenge Spirited Away Sunpride Tacose. tangerang TV ONLINE wedding Wego Wetan pasar WISATA wisata kuliner wisata tangerang Yogurt heavenly blush yogurt strawberry Yogurt terbaik di indonesia yogurt yang bagus yogurt yang baik yogurt yang mengandung probiotik