Semua ini berawal dari tidur sore. Bayangan salah seorang tokoh Wrong Turn masih terekam jelas dalam sisa-sisa mimpi. Kalian para penggila horror pasti taulah ya apa itu Wrong Turn.
![]() |
| Kira-kira muka kelincinya mirip kek gini dah ( urbanmoms.ca) |
Huft...petang hari tepat pukul lima, di dalam mimpi itu aku terperangkap dalam sebuah rumah remang-remang yang hanya bercahayakan lampu 5 watt. Dimana teman-temanku? Kenapa aku bisa sendirian begini.
Ada seekor kelinci yang tiba-tiba mendekat. Tapi kelinci itu bukan kelinci baik. Tampangnya begitu mengintimidasi dengan 2 gigi besar-besar yang kalau di jaman sekarang lagi ngehits di kalangan artis-artis. Kurasa ini salah satu tokoh dari dongeng Alice in Wonderland yang nyasar ke cerita ini.... Ya kurasa begitu.
Meski separoh dari dirinya berhati dengki namun ia masih berbaik hati memberiku peringatan. Kata dia sebentar lagi para mutant kanibal itu akan kembali ke kandang.
Mutant kanibal??
Pikirku, oh...pastilah aku sudah tertangkap dan dijebloskan ke dalam ruang gelap berbau pesing yang tak lain adalah tempat penjagalan di hutan Virginia Barat. Oh well, ceritanya aku sedang di Virgnia. Asyik sekali bukan?? Kampreddh...bukan saatnya untuk berbangga diri.
“Pura-puralah mati, lalu begitu ada kesempatan, kau kabur!!!” Kata kelinci itu tajam.
Bagaimana caranya?? Kalo toh, aku pura-pura mati, nanti dia langsung mencomot lemak-lemak gembilku dengan beringas. Kurasa kelinci ini bego. Mutant-mutant itu kan memang berniat memangsa. Bukan sekedar membunuh. Lagian jika tidak bisa menelan hidup-hidup, bangkai pun doyan dia.
Lalu kami sibuk mengintip ruang sebelah. Ah...bangkeh...ada beberapa mutant lainnya yang sedang duduk-duduk di atas kursi goyang. Sambil menghisap cerutu dan ngemil pisang goreng (((eh ini apa-apaann???)))
Kelihatannya mereka tidak buas-buas amat. Ya, meskipun tetap saja bagiku itu sangat menyeramkan.
Kata si kelinci, mutant yang paling sadis lagi berburu mencari mangsa di tengah hutan. Kemungkinan besar bakalan nyampe sebentar lagi.
Oke, ceritanya hari sudah semakin sore. Matahari sudah geser dari peraduan. Dan sebentar lagi akan digantikan rembulan. Kami menimbang-nimbang untuk akhirnya kabur saja dengan cara berjingkat. Jangan sampe suara kami kedengaran.
Eh....belumlah sempat kami menyusun taktik tiba-tiba mutant tersebut muncul dari balik jendela yang hanya ditutup teralis. Tawanya yang khas dan kedengaran kayak mengejek ini diperlengkap dengan seringai gigi berantakan yang sangat menjijikan....
Tanpa pikir panjang mahluk kanibal ini langsung berjalan cepat dan menuju ke dalam..... Suara linggis yang begitu berat beradu dengan lantai dan membuat jantungku kian berdegup kencang.
...Aku tak mau dijadikan tetelan sop kakaaaa.... Sementara itu tawanya terus mengudara. “Kikikikiki....kik”
“Nih bikin sate kelinci aja bang !!!!” kulempar kelinci itu ke arahnya lalu aku lari tunggang langgang....
“Bangkeeehhhh kamuuuu !!!!” teriak kelinci itu membahana.
Ah.... maafkan aku ya...aku cuma ...
pengen selamat....
“Dasar tak tahu budi...sudah dikasih peringatan malah mencelakanan !!!!
Kukutuk kamuuu!!! Kukutukkk kamu jadi kembang kol !!!!!
AAAAAA.....TIDAAAAAAAKKKKK
Plopp...
Jadilah aku kembang kol. Si mutant terkekeh-kekeh. Dalam otaknya sudah terangkum jelas mengenai resep tumis kelinci kecap tabur kembang kol.
HAHAHHAHAHAH... Matilah kau semua....
Namun belum sempat pisau dapur itu melayang ke arahku, tiba-tiba aku terbangun.......
Hmmmm...
Coba kalo ga, bisa muncul sekuel Wrong Turn ke-7 nanti. Terus dilirik produser biar aku yang menulis skenarionya. Kan sedapp.
Well, di sini intinya, percaya ga percaya kita harus mendengarkan nasihat nenek. Jangan tidur sore-sore apalagi menjelang magrib. Soalnya sering banget kejadian mimpi buruk. Anehnya tiap kali mimpi buruk aku selalu ingat detail-detailnya seperti apa. Bahkan biarpun sudah berlalu begitu lama.
Maaf ya, tulisannya gajelas banget...
Udah ah bye...

0 Response to "Catatan Pukul 5"
Posting Komentar