| Gurih manis berbaur menjadi satu |
Awalnya, saya pikir warung ini menyajikan alternatif menu lain selain bebek dan ayam. Ternyata memang asli cuma 2 unggas itu saja. Tidak ada tambahan lain seperti cah kangkung atau sayuran lainnya. Meskipun begitu, harum bebek yang menyala di atas bakaran batok kelapa itu kembali memanggil kami untuk memesan.
Saya kemudian nurut saja apa pesanan si Mas, karena biasanya apa yang dia pilih selalu enak. Beda dengan saya, yang mungkin karena semangat ngirit akhirnya sering memesan menu salah. Entah itu paketan atau yang bukan spesialnya. Jadi kadang dapet ga enaknya. Dan itu selalu jadi bahan olokan si mas kenapa saya suka ceroboh dalam memesan menu. Malam itu akhirnya kami memilih bebek bakar madu yang ditemani dengan 2 gelas besar es jeruk.
| Ditemani 2 gelas jeruk dingin |
Sesuai dengan namanya, yakni 'Banyumas', warung ini dikelola oleh 3 orang pemuda *yang jelas terlihat di depan mata*, dan sudah bisa ditebak asalnya dari mana. Banyumas juga sih kayaknya. Karena pada saat memasak, sering banget saya ngedenger candaan ala-ala bahasa Jawa ngapak dari mulut mereka. Bhahahah...ga tau saya juga aslinya orang ngapak..alias Kebumen City sih ahhaha...
Oh ya, untuk pelayanannya terbilang cukup lama juga ya. Selain itu item lalapan yang kami pikir lengkap (biasanya terdiri dari timun, kol, kemangi), ternyata tidak disajikan full. Katanya sih habis. Haaaduh...padahal ya masih belum larut-larut banget sih.
Proses masaknya juga terlihat masih seperti belajar. Maklumlah yang nanganin anak-anak muda. Jadi mungkin kudu sabar dikit sih. Adapun soal rasa, saya bisa bilang maknyus deh. Rasa bebek yang juicy dengan kilatan kulit yang dilabur madu menimbulkan cita rasa yang istimewa. Daging tidak alot, dan bumbunya ngresep. Sayangnya saya ga pesen sambelnya dipisah. Alhasil setelah sampai di meja sudah diguyur duluan sama sambel tomat yang pedesnya luar biasa. Hihihii...Untung saja pesanan es kami segera datang. Dan buat menetralisir cabe rawit yang memberikan efek sengatan, buru-buru saya menyesap es jeruk tersebut kuat-kuat.
Nah, kawan....menu street food kayak gini ternyata murah juga lho. Dibanding bebek-bebek lainnya yang rada mahal, bebek Banyumas ini 1 piringnya cuma dikenai Rp 28 ribu-an... Jadi kami ga keluar kantong banyak deh.
Gimana, tertarik mencobanya ??
0 Response to "Bebek Banyumas"
Posting Komentar