Warung Makan Mamik di Jl. Suyudono 52 Semarang menyajikan aneka makanan khas Semarang. Menu favoritnya yang paling disukai pengunjung adalah Koyor, Rajungan Glemburi, dan Es Gempol.
Lokasi Warung Makan Mamik berlokasi di sekitar Pasar Mbulu, Semarang. Sedikit agak masuk ke dalam kira-kira 20 meter. Tempatnya pun tidak terlalu besar ukurannya. Hanya 4 X 4 meter persegi. “Dari dulu saya jualan di sini dan tidak pindah-pindah,” kata Hj. Rositah (73). Karena sudah agak sepuh, kini warung makan Mamik dikelola oleh ketiga putrinya, Mabk Sugiarti, Mbak Yulia, dan Mbak Mabk Siti. Hj. Rosiah sendiri memiliki enam orang putrid dan seorang Putra. Banyak santapan kuliner khas Semarang disajikan di warung makan seperti Koyor Lombok Ijo, Rajungan Glemburi, Krupuk Rambak Sapi, Jeroan, dan Daging dan untuk minumannya tersedia es gempol. “Orang-orang kalau datang ke sini pasti pesan Koyor lombok ijo,” terang Mbak Sugiarti.
Koyor Lombok Ijo sendiri adalah urat sapi berupa ‘torpedo’ (alat kelamin sapi). Torpedo dimasak dengan cara diungkep lalu dikasih santan kelapa dan potongan lombok ijo. Koyor Lombok Ijo diyakini bisa menambah stamina bagi pria. “Koyor Lombok Ijo banyak yang suka terutama bagi kaum pria,” kata Mbak Sugiarti sambil tersenyum. Koyor lombok ijo rasanya pedas. Kuah santan yang melumeri “Torpedo” membuat rasa koyor menjadi gurih. Daging torpedo digigit terasa kenyal. Biasanya koyor ijo disantap dengan osengan tahu, dan mie kuning. Satu porsi koyor ijo harganya Rp 7.000,-
Selain Koyor, santapan yang bisa dinikmati di sini adalah rajungan Glemburi atau rajungan goreng. Satu potong rajungan harga sekitar Rp 2.500,- Rajungan digoreng dengan tepung hingga garing. Rasanya renyah dan gurih seperti kripik. Rajungan ini selain menjadi teman bersantap dengan nasi dan koyor juga bisa dimakan seperti krupuk. “Langganan saya kalau ke sini sering pesan rajungan goreng ini untuk dibungkus dan dibawa pulang,” tandas Mbak Sugiarti.
Habis kenyang menikmati aneka hidangan tadi, di sini Anda juga bisa menikmati es khas Semarang, Es Gempol. Es Gempol sudah amat jarang yang jual. Seharian Restodb. Mutar-mutar hanya mencari es gempol. Jika Anda ke sini dan kebetulan bisa menikmati es Gempol, Anda sangat beruntung sekali. Es Gempol terbuat dari tepung beras yang dibuat bulat-bulat atau sering disebut gempol dan rasa gempol tawar. Biasanya es gempol ada plered berwarna merah yang juga terbuat dari tepung beras. Sama seperti gempol, rasanya pun tawar. Untuk manisnya, dalam mangkok diberi taburan gula halus lalu disiram dengan air santan yang rasanya gurih. Untuk menambah kesegaran diberi potongan es batu. Satu porsi es gempol hanya Rp 3.000,
Bahan:
- 5 ekor kepiting,bersihkan
- 5 buah bawang merah,iris tipis
- 5 buah bawang putih,cincang
- 1 buah bawang bombay,iris
- 1 ruas ibu jari jahe,keprek
- 2 buah daun bawang,iris (gw gak pake di ganti cabe rawit aza)
- 1 sdm cabe merah giling
- Saus tomat secukupnya
- Saus sambal seafood
- Saus tirem
- 1 butir telor
- Garam secukupnya
- Air secukupnya
- Cara Mengolahnya:
- Tuang sedikit minyak untuk menumis,masukan jahe
- Setelah minyak panas,keluarkan jahe,Masukan bawang putih,bawang merah,bawang bombay tumis sampai harum
- Masukkan kepiting aduk rata
- Masukan telur aduk rata,langsung tambahkan air,masukan cabe giling
- Masak sampai kepeting matang,lalu masukan saus tomat,saus sambal,saus tiram dan garam sesuai selera
- Masak kembali kepiting,aduk ra
0 Response to "Wisata kuliner di Semarang"
Posting Komentar